Selain Rusak Demokrasi, Kelakuan WS Juga Khianati Kedaulatan Politik Rakyat
Politik JUM'AT, 10 JANUARI 2020 , 12:20:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK
RMOLJatim. Kasus dugaan suap yang menimpa Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan (WS), menunjukkan perilaku koruptif yang tidak hanya merusak demokrasi, tapi juga mengkhianati kedaulatan politik rakyat.
Demikian disampaikan oleh pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI), Ade Reza Hariyadi, dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL.
"Sebagai bagian dari evaluasi Pemilu lalu dan menghadapi Pilkada serentak, kasus WS semestinya menjadi entry point untuk membersihkan lembaga penyelenggara Pemilu dari pusat hingga daerah," jelas Ade, Jumat (10/1).
Ade juga mengatakan, KPK dapat menggali lebih dalam apakah tindakan yang dilakukan WS merupakan tindakan perseorangan atau sesuatu yang terpola secara sistemik dengan melibatkan pihak lain.
Hal ini, menurut Ade, sangat penting dalam rangka menegakkan kredibilitas institusi penyelenggara Pemilu yang selama ini kerap diterpa rumor negatif.
Komentar Pembaca
Soal Natuna, Prabowo: Ada Negara Lain Yang Ikut ...
SENIN, 20 JANUARI 2020
6 Alasan Serikat Buruh Tolak Omnibus Law Cipta L ...
SENIN, 20 JANUARI 2020
Godaan Jokowi Dan BG Ke Sandi Hanya Trik Memecah ...
SENIN, 20 JANUARI 2020
DPRD: BPBD Ngawi Jangan Hanya Sebatas Paparkan D ...
SENIN, 20 JANUARI 2020
PDIP Safari Ke Dewas KPK, Pengamat: Agar Hasto T ...
SENIN, 20 JANUARI 2020
Dukungan Jokowi Soal Sandiaga Kuatkan Koalisi PD ...
SENIN, 20 JANUARI 2020









